Menurut dia, keberadaan kedua foto menambah dokumentasi mengenai kondisi Sawahlunto pada masa lalu yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan pameran.

Gino mengatakan dari informasi yang diceritakan Rozing, diketahui bahwa foto tersebut diperolehnya di Belanda dari keluarga seorang koleganya dan disebut diproduksi pada 1912. Salah satu foto memperlihatkan lanskap Sawahlunto, sedangkan foto lainnya memperlihatkan aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan tenaga kuda.

Penyerahan foto dilakukan dalam rangkaian kunjungan Rozing bersama rombongan ke sejumlah peninggalan sejarah di Sawahlunto, antara lain museum, kompleks pemakaman Belanda, dan rumah bekas kepala tambang Ijzerman.