NADIKABAR.COM — Dua peneliti dan praktisi penginderaan jauh Indonesia meraih penghargaan Indroyono Soesilo Award pada The 47th Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) 2026 di India, salah satunya untuk inovasi pemetaan hutan.
Ketua Komite Seleksi Indroyono Soesilo Award 2026 Dr. Agustan dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan penghargaan tersebut ditujukan untuk mengapresiasi karya ilmiah yang tidak hanya menunjukkan keunggulan teknologi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat.
Agustan menjelaskan penghargaan utama diberikan kepada Yustinus Seno dari Auriga Nusantara, Indonesia, melalui penelitian "MapBiomas Indonesia: Annual Wall-to-Wall Mapping of Forest Ecosystems in Indonesia (1990–2024) Using Multi-Generation Landsat Data and Cloud-Based Machine Learning".
Penelitian tersebut memanfaatkan data satelit Landsat selama lebih dari tiga dekade, teknologi komputasi awan, dan pembelajaran mesin untuk menghasilkan informasi perubahan ekosistem hutan Indonesia secara berkelanjutan.