"Berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut berjumlah sekitar delapan orang. Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat karena identitas pelaku sudah kita kantongi," lanjutnya.
Saat olah TKP, petugas juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa penembakan.
"Kita temukan tiga selongsong (peluru), di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek," sambungnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa satu jenazah berinisial WB telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang. Dari Wamena transit di Jayapura, Sentani, lalu berangkat ke Makassar. Selanjutnya dari Makassar ke Jakarta lalu ke Kupang.
"Untuk dua jenazah korban lainnya masih berada di Jayawijaya dan direncanakan diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing. Satu jenazah akan dipulangkan ke Maumere dan satu lainnya ke Toraja," ungkapnya.