Ia menambahkan bahwa dirinya berencana berbicara dengan Presiden Donald Trump dan “menuntut agar dia menghentikan seluruh operasi penegakan hukum ICE di kota kami. Saya tidak akan tinggal diam ketika para agen ICE meneror komunitas kami.”

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), yang membawahi ICE, mengatakan para petugas sedang melakukan “operasi penegakan hukum yang menyasar target tertentu” di wilayah Bronx untuk menangkap seorang pria asal Republik Dominika yang pernah memiliki catatan kriminal.

“Dalam insiden tersebut, seorang petugas ICE melepaskan tembakan dan warga negara asing yang berada di AS secara ilegal serta memiliki catatan kriminal itu terluka,” kata DHS. Departemen tersebut menambahkan bahwa para petugas segera memberikan pertolongan.

“Pria tersebut masih hidup dan berada di rumah sakit setempat,” kata DHS. Departemen itu menyebut penembakan terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat (20.00 GMT/03:00 WIB hari Jumat-9/10).