NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Singkawang mengupayakan penyesuaian jadwal penerbangan pada pagi hari sebagai salah satu solusi agar operasional Bandara Singkawang dapat kembali berjalan di tengah gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu, mengatakan opsi tersebut sudah dibahas dengan Komandan Lanud Supadio Pontianak, Marsma TNI Sidik Setiyono, bersama BMKG Stasiun Singkawang, AirNav Indonesia Cabang Pontianak dan perwakilan maskapai.
Menurut dia, penerbangan pagi dipertimbangkan karena kondisi jarak pandang pada waktu tersebut cenderung lebih baik sehingga dapat mendukung aspek keselamatan penerbangan.
"Salah satu poin utama yang didiskusikan terkait penggunaan slot time di luar jadwal resmi operasional di Bandara Kota Singkawang pada kondisi karhutla. Penyesuaian ini dilakukan mempertimbangkan kondisi jarak pandang (visibility) yang jauh lebih ideal pada pagi hari untuk keselamatan penerbangan," kata Tjhai Chui Mie.