Mansyur membenarkan adanya lonjakan warga yang memasuki usia 17 tahun dan mengajukan perekaman e-KTP. Selain itu, ada pula warga yang mengajukan pencetakan e-KTP ulang karena penyesuaian data kependudukan seperti status pekerjaan.

"Menyikapi keterbatasan stok blanko yang tersisa, kami sudah mengambil langkah taktis dengan memberlakukan skala prioritas. Layanan pencetakan e-KTP diprioritaskan bagi warga yang sangat mendesak," ujarnya.

Mansyur mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pengajuan tambahan kuota pencetakan e-KTP. Ia berharap tambahan blanko e-KTP tersebut tiba di Mataram pada pekan ini.