NADIKABAR.COM — Francesco Bagnaia bicara soal batalnya perhelatan MotoGP Australia 2026. Ia bikin pengakuan mengejutkan di balik keputusan tersebut.

Balapan utama pada Grand Prix Australia 2026 tak bisa digelar pada Minggu (25/10). Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Phillip Island bikin perlombaan utama Moto3, Moto2, dan Moto3 terpaksa dibatalkan.

Ditunda sejak pagi, perlombaan di semua kelas akhirnya tak bisa digelar. Gangguan visibilitas akibat hujan deras membuat panitia memutuskan membatalkan race demi keselamatan.

Meski begitu, ada cerita di balik batalnya perlombaan. Bagnaia, rider Ducati, menyebut para peserta tak diberi kesempatan memberi masukan atau pendapat dalam pengambilan keputusan tersebut.

"Tidak," kata Francesco Bagnaia, saat ditanya apakah rider punya hak suara, kepada TNT Sports.

"Tapi dalam situasi seperti ini, kita harus menghormati keputusan [panitia penyelenggara]," kata juara dunia tiga kali itu.

Lebih lanjut, Bagnaia mengaku dirinya tetap ingin balapan andai dibolehkan. Ia menilai, ada situasi yang sebenarnya lebih buruk ketimbang di Phillip Island kemarin.

"Ya, tentu saja (main). Jelas bahwa kondisinya agak sulit dan sangat dingin, tapi kami pernah balapan dalam kondisi yang lebih buruk dari ini," kata rider asal Italia itu

"Sungguh disayangkan harus mengalami hari Minggu seperti ini, harus tetap berada di garasi di sirkuit seperti ini, terutama mengingat ini kunjungan terakhir MotoGP ke Phillip Island."

"Saya hanya berharap di masa depan kami bisa kembali ke sini untuk menikmati balapan, karena seperti yang kita lihat kemarin, balapan yang digelar di sirkuit ini luar biasa; pertarungan yang hebat," kata Francesco Bagnaia, yang masih berusia 29 tahun itu.