"Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil, dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum, kami sudah pernah diskusi masalah itu, lama," kata Nusron seusai Rapat Kerja di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9).
Nusron tak menjelaskan detail alasan pengunduran dirinya dari partai. Ia berbicara soal hak memiliki privasi.
"Mohon maaf ya, mohon maaf ya, saya punya privasi untuk jalan, boleh nggak saya jalan," jawabnya setelah wartawan mengajukan sejumlah pertanyaan, termasuk pertimbangan mundur dari DPP Golkar.