"Penjaganya keluar tanya 'ngopo mas?'. Setelah itu dia masuk (ke penjagaan) dan palang pintu diturunkan, penjaganya lari ke arah datangnya kereta mungkin kasih aba- aba cuman masinis kayaknya tidak tahu," papar Donny.
Donny mengaku posisinya saat itu berada di luar rel sekitar jarak 2 meter ketika terjadi kecelakaan. Setelah itu dirinya istirahat di samping pos penjagaan karena pusing.
"Mumet (pusing) saya pamit dengan penjaga, saya tinggalkan KTP dan SIM lalu pulang naik truk dengan teman yang lewat. Saat melintas itu sendirian tapi yang belakang nyusul tapi pintu palang sudah nutup, tidak bisa nolong," lanjut Donny.
"Saya pulang sudah banyak orang, anak istri menangis. Ya sama-sama musibah, mobil masih angsuran juga," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan kereta api sebidang berpalang di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten dini hari tadi. Truk nomor polisi AD 9624 FG tertabrak KA Malabar.
Kondisi truk dari pantauan NadiKabar di lokasi hancur. Bak truk sudah tidak berbentuk, roda lepas dan tinggal bagian kemudi yang ringsek.
Posisi truk terlempar sekitar 50 meter dari perlintasan KA yang berpenjaga. Muatan pasir sebagian masih di sekitar perlintasan dan tidak kendaraan lain yang terlibat.