NADIKABAR.COM — Founder lembaga kajian Kontra Narasi, Sandri Rumanama, mendukung penuh pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo soal terbukanya peluang bagi polwan untuk memimpin Korps Bhayangkara sebagai bentuk transformasi kepemimpinan di tubuh Polri.
"Ya ini harus di-support oleh semua elemen. Kepala negara bisa seorang perempuan, masa kepemimpinan di Polri enggak bisa seorang perempuan, ini bentuk transformasi kepemimpinan di masa mendatang," kata Sandri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Sandri mengatakan salah satu langkah yang bisa ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut adalah memperkuat kapasitas dan kapabilitas serta sumber daya polisi wanita, serta membuka peluang lebih luas bagi jenjang karier polwan.
Sandri juga menyoroti lagi kepemimpinan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) yang masih berpangkat Komisaris Besar Polisi.Ia mengusulkan agar Sepolwan dan dipimpin perwira tinggi dengan pangkat Brigadir Jenderal atau jenderal bintang satu.
"Di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) masih kombes harusnya bintang satu, sebagai bentuk respon atas pernyataan Kapolri," ujarnya