NADIKABAR.COM — Pengamat minyak dan gas bumi (migas) Pri Agung Rakhmanto menilai arah investasi hulu migas menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pri Agung menilai perbaikan pelaksanaan kegiatan, fleksibilitas pilihan kontrak serta insentif dan pembagian hasil yang lebih menarik menjadi bagian dari upaya menjaga investasi tetap berjalan.
"Jadi, berbagai upaya sudah dilakukan, trennya naik. Itu artinya kemudian yang beroperasi di sini itu memang masih melanjutkan investasinya di Indonesia," kata Founder & Advisor ReforMiner Institute itu dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Adapun, selama dua tahun Prabowo-Gibran, kata Pri, keberlanjutan pengembangan lapangan dan kemajuan proyek gas berskala besar oleh investor global membuka peluang pertumbuhan investasi sekaligus memperkuat fondasi ketahanan energi nasional.
Berdasarkan data terbaru, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat realisasi investasi unaudited pada sektor hulu migas menyentuh 10,4 miliar dolar AS atau Rp179,2 triliun hingga 31 Agustus 2026.