NADIKABAR.COM — Pengamat politik dan isu intelijen Boni Hargens mengatakan jurnalisme warga (citizen journalism) dapat menjadi sumber informasi terbuka yang dimanfaatkan institusi keamanan, termasuk aparat penegak hukum, sebagai bahan analisis.

"Informasi yang berasal dari masyarakat luas ini, bila dikelola dengan metode yang tepat, dapat menjadi instrumen strategis dalam pemetaan potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan keamanan (ATHG)," kata Boni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Boni menjelaskan kerangka ATHG merupakan instrumen analitis yang lazim digunakan dalam kajian keamanan nasional.

Menurut dia, dengan memanfaatkan jurnalisme warga sebagai salah satu sumber masukan, analisis ATHG dapat dilakukan secara lebih komprehensif, berbasis data lapangan yang aktual, serta mencerminkan kondisi yang dirasakan masyarakat.

Ia menilai pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengenai keluhan masyarakat yang semakin mudah tersebar melalui jurnalisme warga sebagai bentuk sistem peringatan dini bagi kepolisian.