NADIKABAR.COM β€” Pengamat pasar modal Elandry Pratama mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak melemah imbas investor bersikap risk off (mengurangi eskposur ke aset berisiko) dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik.

Selain itu, lanjutnya, tekanan dari capital outflow (arus keluar dana asing) dan kekhawatiran terhadap prospek pasar modal Indonesia telah memperbesar tekanan jual di pasar saham domestik.

β€œPergerakan ini juga dipengaruhi oleh kondisi likuiditas dan aksi profit taking di saham-saham berkapitalisasi besar,” ujar Elandry saat dihubungi oleh ANTARA di Jakarta, Kamis.

Elandry mengatakan investor global saat ini cenderung lebih selektif dan berhati-hati dalam menentukan alokasi dananya, terutama ke emerging markets.

Sementara itu, ia menyebut investor domestik berpotensi mengambil sikap wait and see sembari mencermati stabilitas IHSG dan perkembangan sentimen pasar saham domestik.