NADIKABAR.COM β Managing Director Energy Shift Institute (ESI) Putra Adhiguna menilai mobil listrik menjadi opsi terdepan untuk mendukung ketahanan energi di Indonesia apabila dibandingkan dengan biofuel atau bahan bakar nabati (BBN).
βDalam mendukung ketahanan energi, kendaraan listrik tetap menjadi opsi terdepan,β ujar Putra ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.
Putra membandingkan antara BBN dengan mobil listrik. Apabila pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) diberi 6 persen dari luas lahan perkebunan sawit, ia meyakini pembangkit tersebut dapat menghasilkan listrik dua kali lipat produksi PLN saat ini.
Jumlah tersebut, tutur dia melanjutkan, lebih dari cukup untuk menopang seluruh kendaraan listrik di Indonesia, seandainya seluruh kendaraan beralih menjadi kendaraan listrik.