Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Pengamat nilai penyaluran CBP selektif jaga harga beras
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Eliza Mardian menilai penyaluran cadangan beras pemerintah secara selektif ke wilayah dengan harga tinggi pe
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 4 November 2026 pukul 18:17 WIB
• ⏱ 1 menit baca
Menurut dia, besarnya cadangan beras merupakan aset strategis pemerintah, tetapi tidak otomatis menjamin stabilitas harga apabila penyalurannya belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pemerintah perlu membedakan stok pengaman minimum, persediaan untuk intervensi pasar, serta beras yang perlu diputar agar kualitasnya tidak menurun selama penyimpanan.
Eliza mengingatkan penyaluran secara agresif berisiko mengurangi cadangan apabila produksi awal 2027 terganggu, sementara penyimpanan terlalu lama dapat menghambat stabilisasi harga karena beras belum menjangkau konsumen.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.