Ketika kesalehan sosial tumbuh subur di masyarakat, maka, kata dia, tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi lebih ringan.
Sebab, masyarakat sendiri telah memiliki fondasi moral yang kuat untuk menolak provokasi, menghindari konflik, dan memilih jalur damai dalam menyelesaikan perbedaan, katanya.
Boni secara khusus menyoroti pembelahan narasi yang kian mengkhawatirkan di ruang digital.
Mantan Dewan Pengawas Redaksi NadiKabar tersebut menjelaskan polarisasi opini, penyebaran disinformasi, dan pertarungan kepentingan politik di dunia maya telah menciptakan fragmentasi sosial yang berpotensi merongrong sendi-sendi persatuan bangsa.
"Dalam konteks ini lah, kehadiran para ulama semakin fundamental sebagai kekuatan moral yang mendukung kerja aparat keamanan," tuturnya.