NADIKABAR.COM β€” Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggandeng pemerintah daerah dan dunia usaha melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) untuk membantu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin di Banjarmasin, Jumat, mengatakan program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan dan peluang pelatihan keterampilan.

β€œProgram Polisi Peduli Pengangguran ini bukan sekadar agenda koordinasi atau kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,” ujarnya.

Riza menyampaikan hal itu dalam kegiatan pemaparan program Poliran di Aula Mathilda Polresta Banjarmasin yang dihadiri perwakilan pemerintah daerah dan dunia usaha.

Ia menjelaskan kepolisian berperan memfasilitasi komunikasi antara pencari kerja, pemerintah daerah, dan perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja serta keterampilan yang diperlukan.

Pelaksanaan program tersebut direncanakan mencakup pendataan pencari kerja, pemetaan kompetensi, penyebaran informasi lowongan kerja yang telah diverifikasi, serta fasilitasi pertemuan dengan perusahaan.

Menurut Riza, keterlibatan dunia usaha diperlukan agar kualifikasi dan keterampilan pencari kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, perwakilan satuan kerja perangkat daerah, pimpinan hotel dan perusahaan, serta personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Personel Bhabinkamtibmas diharapkan dapat membantu menjangkau masyarakat di tingkat kelurahan untuk mendukung pendataan dan penyebaran informasi mengenai kesempatan kerja.

Riza mengatakan keberhasilan program Poliran perlu diukur berdasarkan manfaat yang diperoleh masyarakat, antara lain kemudahan mengakses informasi lowongan kerja, kesempatan mengikuti pelatihan, dan peluang mendapatkan pekerjaan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Banjarmasin pada Agustus 2025 tercatat sebesar 6,49 persen, turun dari 6,56 persen pada tahun sebelumnya.

Meski menurun, angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan TPT Kalimantan Selatan yang tercatat sebesar 4,16 persen pada Agustus 2025.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin pada April 2026 menyebut jumlah pencari kerja di daerah tersebut mencapai 21.220 orang.

Polresta Banjarmasin berharap kerja sama dengan pemerintah kota dan dunia usaha dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga program tersebut tidak berhenti pada kegiatan koordinasi, tetapi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.