Sementara itu, Jakarta Selatan merupakan wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka terendah yaitu sebesar 4,88 persen atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5,09 persen.
Penurunan TPT juga terjadi di wilayah lainnya. Kota Jakarta Timur mencatat TPT sebesar 6,48 persen, turun dari 6,78 persen pada bulan Agustus 2025.
Kemudian Jakarta Pusat mengalami penurunan dari 6,09 persen menjadi 5,75 persen. TPT di Jakarta Barat turun dari 6,02 persen menjadi 5,67 persen. Sedangkan Jakarta Utara turun dari 6,02 persen menjadi 5,68 persen.
Kadarmanto mengatakan, secara keseluruhan, penurunan TPT di seluruh kabupaten/ kota menunjukkan adanya perbaikan kondisi ketenagakerjaan di DKI Jakarta pada bulan Agustus tahun 2026 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
"Meskipun demikian kesenjangan tingkat pengangguran antarwilayah masih terlihat dengan Kabupaten Kepulauan Seribu memiliki TPT tertinggi dan Kota Jakarta Selatan memiliki tingkat pengangguran terbuka terendah," katanya.