NADIKABAR.COM — Sejumlah pengendara mendukung penerapan sistem ganjil genap demi mengatasi antrean BBM bersubsidi di SPBU Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebijakan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) ini dianggap tidak lagi membuat pengendara mengantre lama untuk mengisi BBM.

Kebijakan ganjil genap ini mulai mengurai antrean BBM di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing Center, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Minggu (13/9/2026). SPBU yang terletak di depan kantor Gubernur Sulsel menunjukkan antrean kendaraan relatif terkendali dan tidak lagi mengular hingga ke badan jalan.

"Saya antre kurang lebih setengah jam. Hari ini kebetulan ada kegiatan di Makassar, saya dari Maros. Kebetulan saya lihat kurang bensin, saya jadi singgah di depan Kantor Gubernur. Di depan SPBU Racing Center itu diberlakukan ganjil," kata salah satu pengendara, Jabar di lokasi.

Pada hari ini, pengisian BBM di SPBU menerapkan sistem ganjil yang mengacu dari penanggalan ganjil pada kalender. Atas hal itu, motor dan mobil yang diperkenankan masuk SPBU adalah kendaraan yang memiliki pelat dengan nomor akhir ganjil.

Menurut Jabar, antrean pada hari pertama penerapan sistem ini relatif lebih pendek dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebelum penerapan sistem tersebut, antrean menjadi lebih panjang.

"Kalau hari-hari sebelumnya kan antrenya lebih panjang. Ya tidak apa-apa hari ini ganjil, besok yang genapnya. Semoga tidak lama, tidak lewat seminggu sudah normal," ujarnya.

Hal senada disampaikan pengguna sepeda motor, Andi Muhammad Fikri Rafi'i. Dia menilai pengaturan pengisian BBM melalui sistem ganjil genap merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi antrean yang sebelumnya terjadi.

"Menurut saya pemerintah memilih opsi ini bagus untuk mengatasi persoalan kemarin itu, antrean yang membludak," kata Fikri.