"Sifat kucing merah kalimantan yang soliter, sangat waspada, serta aktif di waktu-waktu tertentu membuat keberadaannya hampir tak pernah terlihat oleh mata telanjang," kata dia.
Bagi para petugas di lapangan, rekaman singkat tersebut menjadi suntikan semangat di tengah beratnya medan patroli. Operasional pemantauan satwa elusif ini terlaksana berkat kerja sama tim redaksi Balai TNKM dengan PT Kayan Hydropower Nusantara (PT KHN).
"Setiap kegiatan di lapangan terbukti memberikan data penting bagi perlindungan satwa. Temuan ini diharapkan menjadi dasar kuat bagi pengambilan keputusan dan kebijakan pengelolaan kawasan konservasi di Kalimantan Utara ke depan," kata Kepala Resor Mentarang Tubu, Mahfuat.
Artikel ini telah tayang di NadiKabar. Baca selengkapnya di sini.