NADIKABAR.COM — Hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terisi penuh wisatawan domestik hingga mancanegara pada momentum agenda Gandrung Sewu 2026.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Sabtu, menyampaikan konsep baru Gandrung Sewu 2026 dengan Glow in The Dark menarik minat ribuan wisatawan domestik untuk datang ke Banyuwangi.

"Inilah yang kami harapkan dari setiap agenda yang digelar, semua sektor mulai masyarakat hingga pelaku usaha, dari pedagang asongan hingga penginapan serta sektor lainnya ikut mendapat manfaatnya," ujarnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan melalui kegiatan seperti Gandrung Sewu ini, kata Ipuk, diharapkan memberikan dampak ekonomi terhadap berbagai sektor usaha.

Ipuk menyebutkan banyak kamar hotel dan homestay di Banyuwangi penuh untuk tanggal 21-25 Oktober 2026, dan bahkan sejumlah hotel dilaporkan penuh karena kedatangan tamu dari berbagai daerah dan mancanegara.

Gandrung Sewu tahun ini yang digelar di Pantai Marina Boom, katanya lagi, menghadirkan konsep berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Dengan dukungan InJourney yang merupakan holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, katanya, pertunjukan yang melibatkan ribuan penari tersebut digelar dengan konsep glow in the dark.

"Jika sebelumnya digelar pada siang hari, kali ini pertunjukan disajikan dalam suasana malam, dan para penari menggunakan instrumen khusus yang membuat penampilan mereka memancarkan cahaya warna-warni," kata Bupati Ipuk.

Peningkatan permintaan kamar dirasakan El Hotel Banyuwangi, pemesanan mulai meningkat sejak Rabu (21/10) dengan mayoritas tamu berasal dari Jakarta, Bali, dan Surabaya.

Sales Manajer El Hotel Banyuwangi Devi Krisna mengemukakan sejumlah tamu banyak yang menginap hingga 25 Oktober untuk menyaksikan Gandrung Sewu.

"Peningkatan okupansi terjadi sejak Rabu (21/10), dan mayoritas tamu kami adalah rombongan dari Jakarta, Bali dan Surabaya yang sengaja tinggal sampai tanggal 25 Oktober 2026," katanya pula.