βKarena itu, ketika tampil di Makassar, para atlet sudah memiliki persiapan yang matang untuk bersaing,β katanya.
Muljadi menjelaskan, kekuatan DKI Jakarta terlihat dari keberhasilan para atlet menembus partai-partai penting di sejumlah nomor. Pada nomor ganda putra, pasangan Bagus Angga Budi Pradila dan Ahmad Baijuri berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Fajar dan Fadil dalam final sesama atlet DKI Jakarta.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan kedalaman kekuatan kontingen ibu kota. Dominasi DKI Jakarta juga terlihat pada nomor tunggal putri yang menghadirkan final sesama atlet DKI, yakni Aras dan Irma. Dalam pertandingan tersebut, Irma berhasil menjadi juara setelah Aras dilaporkan mengalami demam dan tidak berada dalam kondisi terbaik.
Sementara itu, pada nomor tunggal putra, Muhammad Fajar menambah prestasi DKI Jakarta setelah mengalahkan Fadhil dari Kalimantan Timur dengan skor 4-2.
Sebelumnya, kontingen DKI Jakarta kembali menunjukkan dominasinya di pentas nasional dengan meraih gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis Indonesia 2026. Sementara itu di posisi kedua, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan 1 Emas, 1 Perak dan 5 perunggu dan posisi ke- 3 sukses diraih oleh tuan rumah Sulsel dengan 1 emas dan 3 perunggu.