NADIKABAR.COM — Pengusaha Indonesia menawarkan produk kopi hingga rumput laut sebagai diversifikasi produk dagang dengan Mongolia.

"Bisnis termasuk yang bergerak di bidang produk kopi kemasan. Produknya meliputi kopi '3-in-1', kopi bubuk serta kopi celup. Jadi, masyarakat di Mongolia bisa memilih mana yang mereka sukai," kata Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM), Liky Sutikno, yang juga perwakilan dari perusahaan Kapal Api, di Ulan Bator, Mongolia pada Selasa.

Liky mengungkapkan hal tersebut dalam forum bisnis yang bertajuk "70 years of Partnership: A New Era of Cooperation" yang dihadiri sekitar 35 pelaku usaha baik dari Indonesia maupun Mongolia secara langsung maupun daring.

Mongolia dan Indonesia menjalin hubungan diplomatik sejak 21 Desember 1956 dan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik pada 2026.

Liky mengaku kedatangannya tersebut adalah pertama kalinya ke Mongolia dan masih menjajaki pasar Mongolia terlebih ia baru mengetahui bahwa masyarakat Mongolia dulunya terbiasa minum teh dan susu kuda.