Adapun motif pelaku adalah berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Suwarti saat itu membawa tas kecil berisikan dompet hingga gawai.

"(Pelaku) menghampiri (korban), pura-pura nanya alamat. Terus si korban kan bawa tas kecil," jelasnya.

Kemudian, pelaku berusaha menarik tas Suwarti. Korban pun berusaha merebut kembali tasnya.

"Ditariklah itu tas si milik korban. Terus akhirnya terjadi tarik-menarik karena si korban ini orang udah sepuh nggak kuat. Akhirnya terjatuh dan pelakunya berhasil membawa kabur tas milik korban," ungkap Nurul.

"Itu isinya HP, terus sama uang Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP," lanjutnya.

Aksi sadis tersebut viral usai diunggah akun Instagram @kejadiansmg, Rabu (2/9). Dikatakan, dugaan penjambretan itu terjadi pada 19 Agustus 2026.