Sementara itu, hujan yang turun pada Jumat dini hari disebabkan oleh pertumbuhan awan konvektif secara alami di atmosfer. Kondisi tersebut berbeda dengan hujan pada malam sebelumnya yang turut dipengaruhi pelaksanaan modifikasi cuaca. Pertumbuhan awan konvektif terjadi ketika udara hangat dan lembap naik ke atmosfer, kemudian mengalami proses kondensasi hingga membentuk awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

"Turunnya hujan di tengah kondisi kabut asap menjadi perkembangan yang diharapkan dapat membantu mengurangi partikel polutan di udara serta mendukung upaya pemadaman karhutla," ujarnya.