Pernyataan itu sekaligus membantah tudingan Roy Suryo Cs yang menyebut pada 1985, belum ada font Times New Roman, sehingga ijazah tersebut diduga palsu.

Di kesempatan tersebut, Jokowi juga mengungkapkan proses yang dilalui saat membuat skripsi hingga akhirnya meraih nilai A di sidang akhir.

Dia mengatakan mengajukan judul sampai tiga kali ke dosen pembimbing Achmad Soemitro hingga akhirnya disetujui.

"Saya dinyatakan lulus dengan nilai A," ujar Jokowi.