Untuk mendongkrak penjualan tiket, pihaknya memuji langkah yang dilakukan oleh NTB dengan melakukan promosi ke sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, pihaknya pun akan melakukan promosi yang sama ke berbagai daerah.
Menurut dia, secara ekonomi dampak MotoGP ini sangat besar dalam meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.
"Kalau 2024 itu di angka Rp2,4 triliun, tahun 2025 di angka Rp4,9 triliun. Tahun ini kita harapkan angkanya bisa Rp5 triliun. Kita doakan sama-sama," kata Troy.
Ia optimistis melihat animo penonton yang cukup besar di lihat dari tingginya penjualan tiket, penambahan permintaan penerbangan langsung untuk MotoGP pada tahun ini dapat mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi.
"Yang menarik pembelian tiket itu di luar negeri juga oke. Bahkan sampai ke Monaco," katanya.