NADIKABAR.COM — Amerika Serikat telah memilih Polandia sebagai tuan rumah fasilitas pemeliharaan sistem Patriot untuk wilayah Eropa, menurut pengumuman Departemen Pertahanan AS, Selasa (27/10).

Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembagian beban di antara negara-negara sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

“Hari ini, di sela-sela pertemuan ‘Conference of National Armaments Directors’ (CNAD) NATO, Pemerintah Amerika Serikat, berkoordinasi dengan Lockheed Martin dan negara-negara sekutu Eropa, mengumumkan pemilihan Republik Polandia sebagai negara tuan rumah bagi Fasilitas Pemeliharaan Rudal ‘Patriot Advanced Capability-3’ (PAC-3) untuk wilayah Eropa,” menurut pernyataan tersebut.

Keputusan itu juga bertujuan untuk meminimalkan proses pemeliharaan sistem rudal Patriot sehingga dapat kembali beroperasi dalam waktu lebih singkat serta mengamankan jalur pasokan yang krusial.

Pentagon menyatakan bahwa Jerman, Belanda, dan Swedia akan memimpin integrasi rantai pasokan tersebut.

"Pusat regional ini akan meningkatkan kesiapan operasional secara signifikan di seluruh kekuatan pertahanan udara dan rudal negara-negara sekutu, memastikan kapasitas tanggap cepat saat terjadi krisis, serta memperkuat pencegahan kolektif yang kredibel di sepanjang Front Timur NATO," tambah pernyataan itu.

Sebelumnya pada Oktober, Wakil Menteri Pertahanan Polandia, Magdalena Sobkowiak-Czarnecka, mengatakan bahwa negara-negara anggota NATO di Eropa mungkin akan memilih sistem pertahanan udara selain Patriot buatan AS, mengingat adanya keterlambatan dalam produksi rudal tersebut.

Oleh karena itu, dia menambahkan, Polandia sebaiknya mendorong pendirian fasilitas produksi rudal Patriot di wilayahnya sendiri.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia