NADIKABAR.COM — Pentagon menolak memberikan komentar kepada RIA Novosti terkait laporan evakuasi personel militer dan diplomat Amerika Serikat dari Timur Tengah.
"Kami belum dapat menyampaikan apa pun saat ini," demikian menurut pernyataan.
NBC News pada Rabu mengutip sejumlah sumber melansir bahwa Amerika Serikat secara bertahap mengevakuasi staf militer dan diplomatiknya dari Timur Tengah, sebagai langkah serupa yang dilakukan sebelum perang melawan Iran pada Februari lalu.
Juru Bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, dilaporkan menolak mengomentari laporan tersebut, dan mengatakan pengerahan ulang pasukan dilakukan secara berkala guna mengoptimalkan kesiapan tempur dalam berbagai misi.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott pada Rabu mengatakan evakuasi sebagian staf diplomatik AS dari Arab Saudi sedang berlangsung, namun dia menepis laporan mengenai langkah serupa yang melibatkan misi diplomatik lainnya di Timur Tengah.
Penerjemah: Asri Mayang Sari