NADIKABAR.COM β Membersihkan sayuran maupun buah-buahan sangat baik untuk menghilangkan kotoran, pestisida, dan menjaga kesehatan kita.
Ilmuwan pangan dan blogger Jessica Gavin, M.S., IFT mengatakan melewatkan waktu untuk mencuci sayur dan buah membuat kita rentan terkena berbagai macam penyakit akibat masuknya berbagai bakteri berbahaya.
Dalam siaran Eating Well pada Rabu (16/9) waktu setempat, dia menyebut bakteri berbahaya itu seperti Salmonella, Listeria, dan E. coli yang dapat bersentuhan dengan hasil panen melalui tanah atau air selama pertumbuhan.
βKontaminasi juga dapat terjadi setelah panen, selama penyimpanan atau persiapan. Mengonsumsi hasil panen segar, mentah, atau yang dimasak sebentar menimbulkan risiko penyakit bawaan makanan yang lebih tinggi, karena bakteri yang ada tidak selalu mati melalui proses memasak," kata Gavin.
Gavin menyarankan gunakanlah tangan untuk membersihkannya bersama sabun dan air hangat selama 20 detik sebelum memegang hasil panen. Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi jika kita memegang sayuran dengan tangan yang kotor, akan sulit untuk benar-benar membersihkan sayuran tersebut.
Hindari kontaminasi silang dengan menggunakan talenan terpisah untuk hasil panen segar yang siap dimakan dan untuk daging mentah. Jika memungkinkan, cuci talenan plastik di mesin pencuci piring.
Setelahnya, bilas semua sayuran di bawah air mengalir dingin untuk membantu membersihkan bakteri, kotoran, atau pestisida yang mungkin masih menempel pada sayuran.
Pada sayuran berdaun hijau, pisahkan daun-daun besar dan bilas dengan air dingin. Kemudian, rendam dalam mangkuk berisi air dingin, aduk-aduk untuk menghilangkan kotoran. Tiriskan dan ulangi sesuai kebutuhan.