Tak hanya Aurora, Mieke Amalia sebagai sang ibu juga merasa punya kedekatan sendiri dengan cerita di novel.

"Saya juga seorang ibu, kebetulan di kehidupan nyata anak saya seumuran juga sama Aurora. Jadi pas saya baca skenarionya, saya ngerasa, 'Ini kok gue banget ya?'. Ada part-part tertentu yang aku rasakan juga di kehidupan nyata," katanya.

Sementara itu, Tantri Kotak yang mengisi official soundtrack dengan judul serupa melihat film ini dari sudut pandang seorang ibu pekerja. Menurutnya, ada rasa bersalah yang terkadang muncul ketika seorang ibu harus membagi waktu tim redaksi pekerjaan dan keluarga.

"Karena lagunya juga diambil dari kisah pribadi, pesan yang pasti mau disampaikan pertama sebagai ibu pekerja adalah minta maaf. Karena ada banyak sekali penyesalan sebagai ibu pekerja yang merasa kita tuh nggak bisa jadi ibu yang utuh untuk anak-anak kita," tuturnya.