Mejia dan rekannya, Richard Olenick, memantau situasi dan melakukan intervensi setelah mereka melihat Lundeen mulai melakukan kontak fisik.

"Juan segera menyadari bahwa tindakan harus diambil. Dia langsung bangkit, pindah ke kursi tepat di sebelah penumpang tersebut, dan mulai berupaya melumpuhkannya demi mengendalikan situasi," ujar Olenick.

Kedua penumpang tersebut mengatakan bahwa mereka tetap mendampingi Lundeen sampai petugas penegak hukum naik ke pesawat dan mengamankannya setelah mendarat di Baltimore.

"Kami tidak berniat melukai orang ini; tujuan kami lebih kepada melumpuhkan dan mengendalikannya agar situasi tidak semakin memburuk," kata Mejia.

Menurut Kepolisian Otoritas Transportasi Maryland, Lundeen kemudian diamankan di kursinya menggunakan lakban, sementara kedua tangannya diikat dengan pengikat kabel.