"Sehingga ada indikasi kuat jenazah terbawa arus kuat keluar dari Selat Sunda dan terdampar di Pulau Enggano, Bengkulu," katanya.
Jasad pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, identik dengan ABK kapal rombongan jurnalis yang hilang saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Jika dilihat dari Google Earth, jarak Pulau Enggano dengan titik terakhir kapal terdeteksi sekitar 345,05 kilometer.
Seperti dilihat dari Google Earth, Pulau Enggano termasuk dalam kawasan Bengkulu Utara. Pulau ini terletak di perairan Samudra Hindia, sebelah barat daya Pulau Sumatera.
Berdasarkan informasi dari Komdigi, kapal rombongan jurnalis ini diketahui terakhir terdeteksi di Pulau Sebesi. Pulau ini berada di Selat Sunda dan masuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
Jarak Pulau Enggano dengan titik terakhir kapal hilangJarak Pulau Enggano dengan titik terakhir kapal hilang (Foto: dok. Google Earth)