Kulit Buah Sitrus (Lemon, Jeruk, Grapefruit): Semut sangat tidak menyukai aroma kuat dari buah sitrus. Menyebarkan potongan kulit jeruk atau lemon di sekitar titik masuk semut dapat menghalangi pergerakan mereka.

Ampas Kopi: Taburkan ampas kopi di celah pintu, jendela, atau permukaan tanah pada pot tanaman dalam rumah untuk membuat benteng aroma yang dihindari semut.

Cuka Putih: Menyemprotkan larutan cuka putih yang dicampur air pada area yang sering dilalui semut dapat merusak jalur jejak bau (scent trail) yang ditinggalkan oleh semut pengintai.

Kayu Manis dan Lada: Aroma pedas dan tajam dari bubuk kayu manis, lada hitam, maupun lada kayein (cayenne pepper) sangat ampuh menghentikan barisan semut di sepanjang batas ruangan.

Teteskan minyak peppermint atau tea tree oil pada kapas, lalu letakkan di area rawan semut seperti dekat tempat sampah, sudut dapur, atau celah pintu. Anda juga bisa mencampurkan beberapa tetes minyak esensial ini ke dalam botol semprot berisi air untuk membersihkan permukaan meja dapur.

Membuat garis pembatas menggunakan kapur tulis dapat merusak jejak aroma semut sementara waktu. Selain itu, tepung maizena juga merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk mengusir keberadaan semut di area dapur.