NADIKABAR.COM β€” Perum Bulog Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatatkan kinerja positif dalam penyerapan hasil panen petani lokal mencapai 217.000 ton periode Januari sampai Oktober 2026.

​Kepala Perum Bulog DIY Dedy Apriyadi di Kulon Progo, Jumat, mengatakan realisasi penyerapan beras melonjak signifikan hingga melampaui target tahunan yang telah ditetapkan.

"Total penyerapan beras dari petani lokal DIY telah mencapai 217.000 ton. Angka tersebut melampaui target awal tahun yang dipatok sebesar 165.000 ton," kata Dedy.

Ia mengatakan kuatnnya stok hasil penyerapan lokal ini tidak hanya memperkokoh ketahanan pangan wilayah DIY, tetapi juga mampu menyokong kebutuhan beras di daerah lain.

Dedy menambahkan sebanyak 5.000 ton beras hasil panen petani DIY bahkan telah dikirimkan untuk membantu mengamankan pasokan pangan di wilayah Kalimantan.

​Selain dialokasikan untuk distribusi antardaerah, beras hasil penyerapan dari petani lokal DIY ini disalurkan secara 100 persen untuk program Bantuan Pangan pemerintah bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Langkah ini memastikan kualitas beras bantuan yang diterima masyarakat merupakan kualitas terbaik langsung dari petani setempat," katanya.

Melimpahnya pasokan beras ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Ibu Titiek), dan pemerintah daerah.

Sinergi antara kebijakan penyerapan Bulog, pendampingan DPR RI, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan serta mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.