NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyatakan penyetaraan ijazah luar negeri (PILN) sekarang sudah terintegrasi dengan SISTER. Hal ini salah satunya merespons kebutuhan dan masukan dosen lulusan luar negeri lainnya.
Diketahui, SISTER (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi) merupakan sistem di Kemdiktisaintek bagi warga pendidikan tinggi yang meliputi layanan administrasi dan pemutakhiran data pendidik maupun tenaga kependidikan, mulai dari layanan portofolio dosen, layanan sertifikasi dosen, dan lain-lain.
Stella mengungkapkan, pihaknya pada bulan lalu menerima masukan dari dosen lulusan Rusia yang sudah menyetarakan ijazah melalui https://piln.kemdiktisaintek.go.id. Namun, lantaran PILN saat itu belum terintegrasi dengan laman SISTER, ia tidak bisa memilih nama kampusnya untuk melengkapi kebutuhan administrasi.
Ia pun kemudian terpaksa memilih nama kampus yang salah untuk menuntaskan proses administratifnya. Dosen tersebut kemudian melaporkannya ke pusat bantuan sejak 2 Juni 2026 dan mendapat informasi bahwa penyelesaiannya akan selesai dalam 3 hari kerja.