NADIKABAR.COM — Sejumlah penyintas gempa bumi di Waso, Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI setelah sebelumnya bertahan di tenda beralaskan terpal.

Salah seorang penerima manfaat, Jalaluddin (33 tahun) menyebut bantuan huntara dari Baznas telah memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi dirinya dan keluarga.

"Alhamdulillah, bantuan dari Baznas ini sangat membantu kami mendapatkan hunian, walaupun ini hunian sementara, sangat layak bagi kami. Ini sangat membantu bagi kami. Sebelumnya kami hidup di dalam tenda beralaskan terpal," kata Jalaluddin dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Jalaluddin mengatakan kehadiran Baznas yang memberikan berbagai bantuan seperti sembako hingga mushalla juga sangat membantu dirinya dan masyarakat Desa Waso.

"Bantuan ini sangat berguna bagi kami dan sangat membantu bagi kekurangan-kekurangan kami pascagempa NTT. Semoga kebaikan para muzaki dan teman-teman Baznas dilipatgandakan oleh Allah SWT," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI Idy Muzayyad mengatakan pembangunan huntara merupakan bagian dari upaya Baznas RI membantu masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali menjalani kehidupan di tempat yang lebih layak dan aman.

"Kami berharap huntara dan fasilitas yang dibangun ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta membangkitkan kembali semangat para korban untuk menata kehidupan pascabencana," ujar Idy.

Diketahui, selain membangun huntara, Baznas RI juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang kebutuhan masyarakat terdampak bencana, meliputi pembangunan masjid darurat, sekolah darurat, jembatan darurat, hingga pembuatan sumur bor.