"Punya (firasat). Ya enggak enak di hati, enggak enak," tuturnya.

Dirinya juga mengaku dua atau tiga hari sebelum kejadian sempat memiliki keinginan untuk membuat story WhatsApp bersama Guntur. Menurutnya, hal tersebut tidak pernah dilakukan sebelumnya.

"Terus saya pribadi sendiri kok punya gambaran pengin bikin story di WA sama si Guntur. Sama dua hari atau tiga hari itu. Enggak pernah. Sama sekali hubungan enggak pernah," katanya.

Di kesempatan yang sama, kakak kedua Guntur, Pandu Priambodo, mengatakan komunikasi terakhir Guntur dengan keluarga terjadi bersama ibunya pada Sabtu malam. Saat itu, Guntur menghubungi ibunya setelah mendapatkan sinyal di kapal.

"Komunikasi terakhir itu sama Ibu. Itu terakhir kalau mau nyampe Banjarmasin mau dikirimin uangnya. Itu sudah dapat sinyal dia itu. Posisi Sabtu malam," ujarnya.