NADIKABAR.COM — Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) telah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Hotel Le Dian, Serang, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan 32 dari 38 Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi.

Rakernas menghasilkan sejumlah keputusan strategis, terutama persiapan cabang olahraga catur menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemimpin Sidang Rakernas, Pandapotan Sinaga, mengatakan rapat berlangsung kondusif dan menghasilkan sejumlah keputusan penting untuk mendukung persiapan PON dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

"Rakernas kali ini berlangsung kondusif dan penuh keakraban. Sejumlah keputusan penting juga dihasilkan untuk mendukung persiapan PON dan Kejurnas," ujar Pandapotan dalam keterangan persnya.

Salah satu keputusan utama adalah penerapan sistem prakualifikasi PON berbasis zona agar kesempatan mengikuti kompetisi lebih merata bagi pecatur dari berbagai daerah.

Rakernas juga membahas rencana pembentukan Liga Catur Nasional sesuai arahan Ketua Umum PB Percasi, Agustiar Sabran. Kompetisi ini ditargetkan mulai bergulir pada April 2027 dengan satu divisi pada tahap awal, sebelum dikembangkan menjadi Liga Pratama dan Liga Utama.

Sekretaris Rakernas, Nanang Pujalaksana, mengatakan konsep awal liga telah diperkenalkan kepada para Pengprov untuk mendapatkan masukan.

"Dalam Rakernas ini, kami memperkenalkan konsep awal Liga Catur Nasional kepada para Pengprov. Sejumlah masukan dan usulan perbaikan telah kami terima," kata Nanang.

PB Percasi akan menyempurnakan regulasi dan konsep penyelenggaraan sebelum menyosialisasikannya kembali kepada para anggota. Pandapotan berharap liga tersebut dapat mendorong profesionalisme catur sekaligus melahirkan klub-klub di berbagai daerah, sehingga perkembangan olahraga ini tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

Dalam Rakernas tersebut, PB Percasi menetapkan Jakarta sebagai tuan rumah Kejurnas Catur 2027 sekaligus Rakernas tahun depan. Keputusan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi dan pembinaan catur nasional.