Kemudian Percasi Kepulauan Seribu dipimpin Rhama Bedah Wijaya, Percasi Jakarta Timur dinakhodai Angia Sekartaji, dan Percasi Jakarta Barat digawangi Sunardi Sadeli.

Keberadaan kepengurusan di enam wilayah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap olahraga catur, khususnya bagi anak-anak dan pecatur pemula.

Dia pun membuka ruang seluas-luasnya bagi orang tua berdomisili di Jakarta yang ingin anaknya belajar catur atau menjadi atlet catur, dan juga bagi para pecatur di warung kopi.