NADIKABAR.COM — Pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan, Sidoarjo terus dikebut. Sebanyak 122 bidang lahan yang terdampak proyek kini mulai diukur dan dipetakan Pemkab Sidoarjo bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pengukuran tersebut menjadi tahapan awal sebelum proses penilaian harga tanah atau appraisal. Pemkab Sidoarjo menargetkan seluruh proses pembebasan lahan dapat dituntaskan pada 2026, sehingga pembangunan fisik flyover bisa dimulai pada 2027.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan pengukuran bidang tanah harus segera diselesaikan agar proses selanjutnya, termasuk appraisal dan pembayaran ganti rugi, tidak mengalami keterlambatan.

"Setelah pengukuran dan pemetaan selesai, akan dilanjutkan dengan appraisal. Kami ingin prosesnya dipercepat sehingga pembayaran ganti rugi kepada masyarakat tidak molor," kata Subandi, Raabu (9/9/2026).