Asri mengatakan dirinya mengetahui informasi mengenai kegiatan Namu Balai Kota melalui media sosial Instagram. Dia kemudian tertarik untuk datang dan mengajak anak-anaknya mengikuti kegiatan tersebut.

Meski demikian, Asri memberikan sejumlah masukan untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya. Dia berharap petugas dapat menyambut dan mengarahkan pengunjung sejak tiba di pintu masuk Balai Kota.

Menurutnya, pengunjung yang baru pertama kali datang masih bisa kebingungan menentukan arah dan mencari lokasi kegiatan.

"Tadi kita di depan sempat bingung karena nggak ada yang ngarahin. Mau masuk saja kita bingung banget. Jadi mungkin saran saya ke depannya, begitu tamu masuk, mungkin bisa ada yang sambut. Keperluannya apa, karena kita benar-benar nggak tahu sama sekali," tuturnya.

Dia berharap petugas dapat memberikan informasi mengenai lokasi kegiatan dan mengarahkan pengunjung agar tidak harus mencari sendiri tempat yang ingin dituju.