Kehadiran Ketua Bhayangkari turut memperkuat dukungan terhadap pengembangan keterampilan generasi muda, khususnya dalam bidang tata busana yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi keahlian produktif.
Putu Kholis menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari tersedianya peralatan, tetapi juga dari kemampuan siswa memanfaatkannya untuk menghasilkan karya yang berkualitas. Menurutnya, pengalaman menggunakan perangkat produksi menjadi bekal penting untuk mengenal ritme pekerjaan, meningkatkan ketelitian, dan membangun kepercayaan diri sebelum memasuki dunia industri.
"Yang ingin kita lihat bukan sekadar mesin-mesin ini tersedia, tetapi bagaimana anak-anak dapat menggunakannya dengan baik dan terus berkembang. Setiap proses belajar harus memberi mereka pengalaman baru, keberanian untuk mencoba, dan kemampuan menghasilkan sesuatu dari keterampilan yang dimiliki. Kami ingin fasilitas ini benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi masa depan mereka," ujar Putu Kholis, Jumat (23/10/2026).