Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Perdana, Prancis dan Inggris Simulasi Serangan Nuklir di Laut Mediterania
Angkatan udara Prancis dan Inggris untuk pertama kalinya menggelar latihan gabungan yang menyimulasikan serangan nuklir. Latihan yang diberi sandi 'Rummy' dan berla
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 04:27 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menawarkan untuk memperluas perlindungan penangkal nuklir Prancis kepada sekutu-sekutu Eropa lainnya, mengingat Prancis kini menjadi satu-satunya kekuatan nuklir di Uni Eropa sejak Brexit.
Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin menyatakan bahwa "memiliki kekuatan nuklir yang mandiri tidak menghalangi dilakukannya koordinasi."
Ia menambahkan, latihan gabungan dengan Inggris ini menunjukkan bahwa "kekuatan nuklir kami dapat berkontribusi secara lebih signifikan terhadap keamanan menyeluruh" NATO.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.