​Buku yang dahulu menjadi tangga menuju pengetahuan kini mengalami pergeseran fungsi menjadi komodifikasi identitas pembaca, mengekor fenomena serupa yang sebelumnya terjadi pada tren olahraga lari.

​Di sisi lain, media sosial memang menawarkan pengalaman baru dalam membaca, mulai dari terbentuknya komunitas khusus hingga keterhubungan antarpengguna melalui tagar. Uniknya, seluruh proses ini melahirkan dimensi sosial baru dalam memaknai aktivitas membaca buku.

​Manusia zaman sekarang berbondong-bondong mencari representasi diri yang ingin dilekatkan dengan citra tertentu di media sosial.