NADIKABAR.COM β Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia mulai bergerak untuk mengatasi masalah sampah dan lingkungan di berbagai wilayah, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik βSampah Tuntasβ yang dimulai di Kawasan Bandung Raya dan Kabupaten Sumedang.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menekankan persoalan tentang sampah membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi daerah.
"Tim kajian untuk pengelolaan sampah menemukan terobosan baru yang sangat menjanjikan. Kita ingin coba pertama di Bandung. Dari situ, kita akan bisa menghitung dan menganalisis teknologi yang paling sesuai," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV (Jawa Barat & Banten), Lukman menegaskan mahasiswa dalam program tersebut berperan mendampingi masyarakat membangun kebiasaan pengelolaan sampah dari sumber.
Program diarahkan untuk memperkuat perubahan perilaku masyarakat melalui pendekatan rekayasa sosial partisipatif.