Willy berharap para lurah dapat memperkuat produksi informasi yang berkualitas kepada masyarakat. Willy juga mengajak para lurah untuk menyusun perencanaan program yang lebih terstruktur dan terukur.
"Rencana-rencana program yang bisa lebih terstruktur, lebih terukur hasilnya dan manfaatnya, sehingga nanti bisa dengan mudah terukur bagaimana pencapaian-pencapaian yang mereka lakukan," kata Willy.
Sepuluh lurah finalis BSA 2026 sebelumnya juga telah mengikuti beberapa rangkaian acara lain, dari mulai babak penyisihan, penyelenggaraan festival, hingga presentasi final. Sepuluh lurah ini berasal dari kelurahan Pulau Panggang, Kelapa Gading Timur, Malaka Sari, Utan Kayu Selatan, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, dan Kebon Sirih.
Mereka sama-sama unjuk gigi dalam menunjukkan upaya pembangunan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, indah, dan sejahtera. Tak hanya itu, mereka juga menunjukkan inisiatif kelurahan dalam menghidupkan semangat Benyamin Sueb dalam perialanan Jakarta menuju kota global.
Rangkaian kegiatan BSA 2026 sendiri akan berakhir di acara puncak pada 30 Oktober 2026 mendatang.