NADIKABAR.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Bogor pada 2026 tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menghadirkan sarana edukasi tentang sejarah dan peradaban Islam. Salah satunya melalui peluncuran Sentra Edukasi Syiar Islam (SESI) di kawasan The Jungle Waterpark Bogor.

SESI diperkenalkan kepada masyarakat dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi pada Selasa (25/8/2026). Acara tersebut diisi dengan pameran Kiswah atau kain penutup Ka'bah serta berbagai replika benda peninggalan Nabi Muhammad SAW.

Dalam pameran ini, masyarakat, terutama anak-anak, dapat mengenal sejarah para nabi, perjalanan dakwah Rasulullah SAW, hingga sejumlah replika benda dan tempat yang berkaitan dengan sejarah Islam.

Sentra Edukasi Syiar Islam merupakan hasil kolaborasi Yayasan Syiar Islam Indonesia (YASIIN), Rumah Tahfizh Center (RTC), Sanggar Ananda, Kandraya Internasional Ultima, serta Smaradana Pro.

Salah satu pemilik sekaligus pengelola SESI, Aditya Gumay, mengatakan pusat edukasi tersebut dirancang agar masyarakat dapat mempelajari Islam melalui pendekatan audio visual dan berbagai media interaktif.

"SESI merupakan Sentra edukasi mengenai Islam melalui audio visual dengan menonton berbagai Film pendek tentang Kisah 25 Nabi dan Rasul. Kemudian ada replika Ka'bah, replika Gua Hira, dan kami hadirkan juga kiswah Ka'bah asli dari tahun 1440 H," jelas Aditya Gumay saat ditemui detikHikmah.

Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, akan hadir pula replika pohon Sahabi.

Menurutnya, konsep tersebut diharapkan dapat membuat sejarah Islam lebih mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Salah satu daya tarik dalam pembukaan SESI adalah pameran lembaran Kiswah, yakni kain yang digunakan sebagai penutup Ka'bah.

Kiswah yang dipamerkan merupakan lembaran kain penutup Ka'bah tahun 1444 Hijriah. Masyarakat dapat melihat secara langsung benda tersebut selama tujuh hari, mulai 25 hingga 31 Agustus 2026.

Potongan kiswah yang dipamerkan ini adalah bagian penutup Multazam yakni area dinding Ka'bah yang terletak di tim redaksi Hajar Aswad dan Pintu Ka'bah.

Pengunjung bisa melihat dari dekat kain bersulam benang emas dengan tulisan kaligrafi yang lebarnya 3,5 meter dan tinggi 6,5 meter.

Pengunjung tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui tayangan audio visual, tetapi juga dapat melihat sejumlah replika dan benda yang berkaitan dengan sejarah Islam secara langsung.

Pameran ini dibuka untuk umum dengan membeli tiket masuk sebesar Rp 25.000.