Setelah menjalani pemeriksaan biopsi dan dinyatakan mengidap kanker, ia langsung menjalani serangkaian tindakan medis. Ia harus melewati kemoterapi payudara untuk memperkecil ukuran tumor sebelum tim dokter mengambil tindakan operasi.
"Jadi kalau benjolannya sudah membesar, tidak boleh langsung dioperasi karena nanti akan ada pendarahan. Jadi harus dikemo, dikecilin dulu sampai hancur, baru dioperasi," tutur Yurike Prastika.
Tak berhenti di situ, Yurike juga harus menjalani sesi radioterapi serta kemoterapi khusus untuk tulang belakang. Di tengah efek samping pengobatan yang berat, ia berjuang keras menjaga mentalnya agar tetap positif.
"Kuat tuh mungkin karena dari akunya pengin sembuh. Lingkungan aku juga mendukung, didoakan. Terus menerima sesuatu itu kita harus ikhlas, ya udahlah let it go aja, berdamai dengan kanker," ungkapnya.