Dia mengaitkan tingginya tekanan darah dengan pola konsumsi masyarakat, termasuk kebiasaan mengonsumsi makanan asin. Ade mengatakan asupan garam bagi masyarakat secara umum sebaiknya dibatasi sekitar satu sendok teh per hari.
Selain hipertensi dan kebiasaan merokok, Ade menyebut kolesterol tinggi dan diabetes sebagai faktor risiko penyakit kardiovaskular yang dapat dimodifikasi.
Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Annisa Pohan Yudhoyono mengatakan penyakit jantung juga mengancam kelompok usia produktif.
Dia menyebut populasi penyakit jantung di Indonesia paling besar berada pada rentang usia 18 hingga 45 tahun, dengan kelompok usia 25 hingga 34 tahun menjadi kelompok terbesar.